Review Biaya Asuransi Kebakaran Rumah Terbaru

Biaya asuransi kebakaran rumah jumlahnya tergantung dari perusahaan asuransi yang mengeluarkannya. Ada perusahaan yang menawarkan asuransi dengan biaya yang murah dan ada juga yang menawarkan dengan harga mahal.

Biaya asuransi bisa berbeda-beda karena ada biaya-biaya lain yang harus dibayarkan nasabah selama asuransi masih berlaku. Untuk yang tertarik mengambil asuransi kebakaran sebaiknya pelajari terlebih dahulu biaya asuransi ini secara keseluruhan dengan melihat ulasan berikut ini.

Macam-Macam Biaya pada Asuransi Kebakaran Rumah

Mungkin banyak yang hanya mengetahui bahwa biaya asuransi kebakaran hanya biaya premi saja tapi sebenarnya ada biaya lain yang wajib dibayarkan oleh nasabah saat mengambil asuransi tersebut. Untuk yang belum pernah mengambil asuransi kebakaran sebaiknya lihat rincian biayanya terlebih dahulu berikut ini agar tahu jumlah uang yang harus dikeluarkan untuk bisa mendapatkan asuransi kebakaran.

Biaya Premi

Biaya premi merupakan biaya yang harus dibayar rutin setiap bulan oleh nasabah sesuai dengan tenggang waktu yang sudah disepakati dengan perusahaan asuransi. Nasabah harus membayar biaya premi agar bisa memperoleh perlindungan dari perusahaan asuransi.

Kalau sampai nasabah tidak membayar premi bisa saja asuransi yang diambil hangus dan nasabah tidak bisa memperoleh ganti rugi apabila rumah yang di asuransikan terbakar. Jumlah premi yang dibayarkan nasabah dipengaruhi beberapa hal, diantaranya adalah nilai properti, lokasi properti, tipe bangunan dan juga tingkat keamanan.

Kalau properti yang diasuransikan memiliki nilai yang cukup tinggi maka jumlah biaya premi cukup banyak. Biaya premi juga akan mahal apabila properti berada di lokasi yang rawan terjadi kebakaran atau terjadi bencana alam yang bisa menyebabkan kebakaran.

Deductible

Deductible merupakan biaya yang harus ditanggung sebelum perusahaan asuransi membayarkan klaim asuransi. Biaya ini bisa banyak dan sedikit jumlahnya tergantung dari kebutuhan nasabah. Kalau nasabah membutuhkan premi asuransi murah maka deductible harus tinggi nilainya. Apabila nasabah menginginkan deductible dengan nilai yang rendah maka harus membayar premi dengan biaya yang cukup mahal.

Kalau nasabah memilih deductible dengan biaya yang rendah dan premi yang tinggi nantinya saat mengajukan klaim tidak terbebani dengan biaya klaim karena biayanya cukup rendah. Sedangkan untuk deductible tinggi dengan biaya premi rendah nantinya biaya klaim yang harus ditanggung akan tinggi nilainya.

Biaya Administrasi

Biaya administrasi juga termasuk dalam biaya asuransi kebakaran rumah yang ditanggung oleh nasabah. Biaya administrasi ini biasanya akan dibayarkan saat nasabah melakukan pengajuan polis asuransi. Biaya administrasi mencangkup pengolahan dokumen asuransi dan administrasi lainnya. Untuk jumlah biayanya biasanya sesuai dengan kebijakan perusahaan asuransi.

Selain harus membayar administrasi tersebut, nasabah juga perlu membayar biaya lain yaitu biaya penilaian. Biaya ini bukan termasuk biaya wajib karena tidak semua perusahaan asuransi mengenakan biaya ini.

Biaya ini dikenakan apabila perusahaan melakukan penilaian terhadap rumah untuk menentukan nilai asuransi yang tepat. Biasanya biaya ini akan dibayarkan di muka yang jumlahnya sesuai kebijakan perusahaan.

Biaya Pembaharuan Polis

Saat asuransi masih berlaku dan mendekati akhir masa berlaku biasanya nasabah akan diminta untuk memperbaharui polis asuransi. Kalau nasabah melalui proses pembaharuan ini harus membayar biaya premi baru yang jumlahnya bisa berbeda dengan biaya premi yang sebelumnya. Perubahan biaya ini bisa dikarenakan beberapa faktor, seperti perubahan tingkat risiko, nilai properti atau kebijakan perusahaan asuransi.

Selain membayarkan biaya pembaharuan tersebut, nasabah juga diharuskan untuk membayar biaya administrasi karena ada beberapa perusahaan yang memang mengenakan biaya tersebut saat proses pembaharuan polis dilakukan. Untuk biayanya sendiri tidak berbeda jauh dengan biaya administrasi yang pernah dibayarkan nasabah saat pertama kali mengambil asuransi.

Biaya Perubahan Polis

Nasabah juga perlu mengeluarkan uang apabila melakukan perubahan polis yang sudah diambil. Misalnya nasabah ingin menambah cakupan atau ingin mengubah nilai pertanggungan. Kalau memang nasabah ingin melakukan hal tersebut nantinya harus membayar biaya tambahan, seperti biaya perubahan yang terdiri dari biaya persentase atau flat dari premi asuransi. Biaya ini harus dibayarkan agar proses perubahan bisa dilakukan.

Dalam proses perubahan, nasabah juga perlu membayar biaya re-evaluasi nilai properti. Biaya asuransi kebakaran rumah yang satu ini harus dibayarkan apabila nasabah ingin menambah nilai pertanggungan saat nilai properti meningkat. Dalam kondisi seperti itu, perusahaan asuransi akan melakukan penilaian ulang yang membutuhkan biaya.

Biaya Pajak atau Regulasi

Biaya regulasi atau pajak sangat mungkin ditambahkan ke biaya premi apabila nasabah memilih produk asuransi kebakaran. Biaya pajak ini terdiri dari dua jenis pajak yaitu pajak pertambahan nilai dan pajak khusus asuransi.

Pajak pertambahan nilai atau PPN dihitung dari persentase premi yang nasabah bayarkan. Misalnya tarif PPN di sebuah negara 10% dan premi asuransi sebesar 1 juta maka pajak PPN yang dibayarkan nasabah sekitar 100 ribu.

Selanjutnya ada biaya pajak khusus untuk produk asuransi tertentu. Mungkin nasabah yang mengambil asuransi kebakaran di Indonesia bisa dikenakan pajak tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia.

Biasanya jumlah pajak yang dibayarkan akan disesuaikan dengan jenis asuransi yang nasabah beli. Umumnya perusahaan asuransi yang mengenakan biaya pajak ini akan memberikan informasi jumlah biayanya saat pengajuan polis.

Cara Mendapatkan Asuransi Kebakaran Dengan Biaya Murah

Nasabah yang tidak ingin keberatan membayar semua biaya di atas tadi sebaiknya praktekkan cara-cara berikut ini agar bisa mendapatkan asuransi kebakaran yang biayanya murah.

Meningkatkan Keamanan Rumah

Apabila ingin memperoleh asuransi dengan premi yang murah maka ada baiknya untuk meningkatkan keamanan properti terlebih dahulu. Sebelum mengambil asuransi kebakaran, pemilik rumah harus memastikan properti yang ingin diasuransikan sudah memiliki sistem keamanan yang bagus.

Untuk membuat rumah lebih aman caranya adalah memasang sistem pemadam kebakaran otomatis dan juga memasang alarm kebakaran. Dengan adanya sistem-sistem tersebut nantinya rumah terhindar dari musibah kebakaran dan kalaupun terjadi kebakaran bisa langsung diantisipasi agar tidak semakin parah.

Selain itu, pemilik rumah juga perlu meningkatkan konstruksi bangunan rumah dengan menggunakan bahan bangunan berkualitas yang terbukti tahan api. Kalau sudah terlanjur menggunakan bahan bangunan biasa sebaiknya segera lakukan renovasi agar meningkatkan keselamatan sehingga biaya premi jadi lebih hemat.

Manfaatkan Promo Diskon

Perusahaan asuransi sering sekali menawarkan promo diskon untuk nasabah baru maupun lama. Kalau menemukan adanya diskon tersebut sebaiknya manfaatkan promonya agar biaya premi menjadi lebih murah. Contoh promo yang biasanya ditawarkan adalah promo diskon untuk pembelian asuransi lebih dari satu jenis, seperti membeli asuransi kebakaran dan asuransi kendaraan.

Selain itu, ada juga promo diskon untuk anggota atau member. Kadang ada perusahaan asuransi yang menawarkan promo ini yang ditunjukkan khusus untuk anggota organisasi tertentu, seperti komunitas pengusaha atau pelaku usaha. Kalau ingin memanfaatkan promo ini untuk meringankan biaya asuransi kebakaran rumah maka perlu menanyakan keberadaan promo diskon tersebut ke pihak perusahaan asuransi terlebih dahulu.